BAB II
PEMBAHASAN
TERAPI DENGAN PUASA
Hikmah Ilahiyah
Di balik takdir itu selalu ada al hikmah al ilahiyah, karena tidak semua perjalanan hidup kita ini akan berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan dan harapkan. Akan banyak hal-hal yang tidak kita sukai dan senangi dalam hidup ini, makanya harus senantiasa berprasangka baik kepada Allah, sebab semua takdir Allah itu hakekatnya baik, hanya saja kita yang sering menilai itu buruk. Karenanya harus sering-sering menghayati hikmah ilahiyah dari apa yang terkandung di dalamnya, sehingga dada ini selalu lapang dalam menerima putusan dan ketetapan dari Allah.
Hikmah ilahiyah yang disebutkan di atas, menggantikan makna dari hikmah maaliyah, dunyawiyah, dan syhwatiyah. Tidak mesti selalu dibalik segala sesuatu itu sesuai dengan keinginan kita yang bentuknya kesenangan, materi, duniawi. Hikmah ilahiyah itu terkadang tidak sesuai dengan keinginan kita dan tidak berbentuk materi dan tidak untuk untuk kepentingan dunia. Dan barang siapa yang telah mendapatkan hikmah ilahiyah maka telah mendapatkan kebaikan yang banyak.
Abdurrahman Assadi mengatakan dalam tafsirnya; bahwa yang dimaksud dengan hikmah adalah, ilmu tentang hukum-hukum dan pengetahuan rahasia dibalik hukum itu. Sebab terkadang manusia itu mengetahui sesuatu tapi tidak bijaksana terhadapnya. Karenanya hikmah disini di tafsirkan dengan ilmu yang bermanfaat dan dan amal yang shaleh.
Jadi ciri-ciri orang yang telah mendapatkan ilmu hikmah itu adalah senantiasa bersyukur dalam keadaan apa pun. Ia akan mudah menerima taqdir, dan tidak gampang mengeluh. Ibarat rotan, sifatnya lentur, mau dipengokin kemana saja ia bisa dan tidak patah. Begitulah jiwa yang senantiasa bersyukur.
Manfaat Puasa Dalam Tinjauan Medis
Ketika kita berpuasa, maka tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman. Ini berarti selama berpuasa, tubuh kita tidak mendapat asupan senyawa glukosa. Senayawa glukosa sendiri merupakan bahan bakar utama otak. Dengan berkurangnya senyawa glukosa ini, diduga akan mengakibatkan berkurangnya daya atau kinerja otak dalam berpikir ketika berpuasa. Namun,fakta membuktikan bahwa kurangnya glukosa pada saat puasa tidak menghambat pemenuhan kebutuhan glukosa dalam otak.
Jadi ketika tubuh mendeteksi adanya kekurangan glukosa, maka glukosa tambahan akan dibentuk dari sumber lainnya yang ada didalam tubuh seperti glikogen dan protein. Pembentukan glukosa yang baru ini membuat ketersediaan glukosa dalam otak menjadi seimbang. Jadi dengan berpuasa, kita tidak perlu takut berkurangnya kinerja otak
Selain itu, puasa juga baik untuk kesehatan. Untuk menjaga kesehatan, tubuh kita perlu diberi kesempatan untuk beristirahat. Puasa yang mensyaratkan untuk tidak makan , minum dan melakukan segala sesuatu yang dapat membatalkan pusa dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari amatlah bermanfaat untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani kita.
Salah satu bentuk puasa yang baik bagi kesehatan tubuh kita adalah puasa selang seling atau yang bisa disebut dengan Puasa Daud. Puasa ini merupakan salah satu bentuk pembatasan kalori yakni usaha membatasi jumlah makanan yang masuk ke dalam tubuh. Dengan puasa berselang seling kita bisa mencegah penyakit-penyakit seperti diabetes dan obesitas. Dengan asupan makanan yang berkurang, kita bisa membuat sistem pencernaan tubuh kita beristirahat dan mendapatkan fungsi metabolisme tubuh yang optimal. Manfaat lain berpuasa berselang seling yaitu dapat meningkatkan sensitivitas hormon insulin sehingga menguntungkan pengaturan glukosa dalam tubuh. Puasa Daud ini dapat dijadikan tren umat muslim ditengah budaya konsumerisme saat ini.
Berbicara tentang dampak puasa terhadap kesehatan, ternyata lebih banyak dampak positifnya, baik bagi kesehatan fisik maupun psikis.
Manfaat Puasa bagi Kesehatan Fisik
Berikut ini berbagai manfaat dari puasa bagi kesehatan tubuh manusia
Puasa memperkecil sirkulasi darah sebagai perimbangan untuk mencegah keluarnya keringat dan uap yang keluar melalui pori-pori kulit serta saluran kencing tanpa perlu kita menggantinya.
Puasa akan memberika
kesempatan pada jantung untuk memperbaki vitalitas dan kekuatan sel-sel nya.
Puasa memberikan kesempatan kepada alat-alat pencernaan untuk beristirahat setelah bekerja keras sepanjang hari. Lambungdan usus beristirahat selama beberapa jam dari kegiatannya, sekaligus memberikan kesempatan untuk menyembuhkan infeksi dan luka yang ada sehingga dapat menutup rapat.
Puasa yang dapat membersihkan tubuh dari racun dan kotoran (detoksifikasi). Hanya dengan berpuasa, kita telah membatasi kalori yang masuk dalam tubuh kita sehingga menghasilkan enzim antioksidan yang dapat membersihkan zat-zat yang beracun dan karsinoge dan mengeluarkannya dari tubuh.
Menambah jumlah sel darah putih. Sel darah putih berfungsi untuk menangkal serangan penyakit. jadi, puasa dapat meningkatkan daya tahan tubuh kita.
Menyeimbangkan kadar asam dan basa dalam tubuh. Dengan keseimbangan sistem tersebut kita akan menjadi manusia yang tidak gampang sakit.
Memperbaiki fungsi hormon sehingga tubuh kita tampak lebih muda dari umur yang sesungguhnya. Oleh Allah tubuh kita diberi fungsi meremajakn sel-sel tubuh secara otomatis. Pada saat kita berpuasa organ tubuh berada pada posisi rileks sehingga menpunyai kesempatan untuk memperbarui sel-selnya sebagaimana saat kita beristirahat tidur. Untuk tampil cantik kita tidak perlu pergi ke salon, karena puasa memberikan kecantikan yang alamiah.
Puasa dapat meningkatkan fungsi organ tubuh agar kita bisa hidup sehat dan normal.
Puasa mampu memberikan rangsangan terhadap seluruh sel, jaringan dan organ tubuh sehingga akan menghasilkan, memulihkan dan meningkatkan fungsi organ sesuai fungsi fisiologinya.
Berpuasa dapat mencegah penyakit yang disebabkan oleh pola makan. Beberapa penyakit seperti kelebihan lemak, tekanan darah tinggi dan penyakit pembuluh darah.
Bagi penderita diabetes, puasa membuat gula darah berangsur-angsur turun karena proses metabolisme tubuh juga sedang melakukan puasa.
Manfaat Puasa bagi Kesehatan Rohani atau Psikis
Perasaan atau mental memegang peranan penting dalam kehidupan kita. Mendapat rasa senang, gembira, puas serta bahagia, meruapak tujuan bermacam-macam ikhtiar manusia sehari-hari. Bila seseorang engalami gangguan kesehatan, ia tidak boleh hanya memperhatikan gangguan badannya saja. Tetapi harus dilihat pula segi kejiwaan nya. Rohani datang dari Allah, sehingga kebahagiaan hanya akan kita dapat apabila kita semakin dekat dengan Nya. Selai itu, manfaat puasa bagi kondisi psikis adalah sebagai berikut:
Berpuasa dapat meningkatkan kesabaran karena adanya perbaikan fungsi hormon yang mempengaruhi tubuh untuk menjadi lebih stabil, tenang dan nyaman.
Bagi penderita depresi yang berlebihan, puasa bisa mengendalikan hormon yang mempengaruhi kecemasan.
Bagi yang mempunyai kelainan seksual, kendali seksual akan menjadi lebih baik dan lebih teratur dari yang sebelumnya.
Terapi puasa Gangguan Jiwa
Tak diragukan lagi jika puasa mengandung sejuta manfaat bagi tubuh dan jiwa manusia. Secara lahiriah, tubuh manusia akan semakin sehat dengan berpuasa. Secara kejiwaan, puasa ternyata bisa memperbaiki kondisi mental.
Puasa diyakini mampu membantu menyembuhkan kondisi mental yang sedang mengalami masalah. Puasa bisa menjadi alternatif penyembuhan bagi kondisi kesedihan atau luka yang mendalam. "Puasa itu bisa membantu penyesuaian diri akibat duka sehingga puasa diharapkan bisa menuntut pasien untuk sadar dari gangguannya," ujar ahli kejiwaan, dr Feranindhya Agiananda SpKJ (K).
Terwujudnya keserasian dan keselarasan dengan alam sekitar merupakan dasar dalam mewujudkan kesehatan mental manusia. Sehingga, pencapaian kehidupan yang sesuai dan serasi di antara umat Islam dan sekitarnya serta antara fungsi-fungsi psikologis membuat manusia lebih sehat secara mental. "Apalagi, pada saat puasa banyak beribadah. Itu akan membuat hati lebih tenang yang berpengaruh pada kesehatan mental," ungkap dr Fera.
Psikolog Ratih Zulhaqqi MPsi pun berpendapat serupa. Menurut dia, kondisi puasa yang bisa mendukung kesehatan mental. "Biasanya, kalau fisik sehat selama puasa bisa membuat emosi jadi stabil, apalagi puasa bisa melatih menempatkan emosi secara tepat," katanya. Meski begitu, ia memerinci proses tersebut membutuhkan konsistensi dari pribadi seorang Muslim.
Ternyata, dalam dunia medis dikenal psikoterapi puasa. Seorang terapis berperan aktif dalam menguraikan peranan, fungsi, dan manfaat dari kewajiban ibadah puasa. Bagi mereka yang mengalami gangguan mental, seperti mengalami kecemasan berlebih dan menghadapi tekanan mental, puasa bisa menjadi terapi untuk mengatasi masalah tersebut.
Psikoterapi puasa juga merupakan suatu langkah bagi usaha manusia dalam menjembatani antara ilmu pengetahuan modern dengan dimensi spiritual. Karena itu, inti dari psikoterapi puasa yang berasal atas teori dan metode psikoterapi Islam dapat membantu menciptakan kesehatan mental dan kepribadian. Selain itu, bisa menjadi solusi manusia dalam menghadapi rintangan dan tantangan zaman yang semakin sulit dan rumit.
Sebelumnya, pernah ada penelitian yang dilakukan Alan Cott terhadap pasien gangguan jiwa di Rumah Sakit Grace Square, New York. Hasilnya, cukup mengejutkan. Pasien sakit jiwa ternyata bisa sembuh dengan terapi puasa.
Namun, dr Fera mengingatkan agar beberapa penyakit jiwa yang berat yang hanya disembuhan secara medis tidak hanya dengan puasa. "Belum bisa dipastikan penyembuhan penyakit mental berat hanya menggunakan puasa, soalnya ada kontribusi kelainan genetik dan hormon, jadi perlu pengobatan secara medis," ujarnya.
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Hikmah ilahiyah berarti keesaan tuhan yang menjurus ke sifat-sifat tuhan yang berarti hikmah dari keesaan tuhan.
Hikmah ilahiyah yang disebutkan di atas, menggantikan makna dari hikmah maaliyah, dunyawiyah, dan syhwatiyah. Untuk menjaga kesehatan, tubuh kita perlu diberi kesempatan untuk beristirahat. Puasa yang mensyaratkan untuk tidak makan , minum dan melakukan segala sesuatu yang dapat membatalkan pusa dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari amatlah bermanfaat untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani kita.Berpuasa dapat meningkatkan kesabaran karena adanya perbaikan fungsi hormon yang mempengaruhi tubuh untuk menjadi lebih stabil, tenang dan nyaman.
Bagi penderita depresi yang berlebihan, puasa bisa mengendalikan hormone yang mempengaruhi kecemasan.
DAFTAR PUSTAKA
ALBakari,Efri, Panduan PuasaTerlengkap,Jakarta;PT Glora Aksara Pratama,2014